Curhat: Mengatasi Tarikan Awal Vario Techno 125 yang Kurang Responsif

Pagi lads… hola…lama BM gak di update, kesibukan duniawi dan rohani membuat BM tidak terurus sebagaimana mestinya.. harap maklum, blogger pinggiran, kerja sendiri dan tidak ada yang bantu maintenance blog. Ok lads, kali ini BM mau mengulas tentang tarikan awal dari skutik Honda Vartech 125, dan ini merupakan kendaraan harian penulis, jadi salah satu keluhan menggunakan ini motor adalah tarikan awalnya yang malu-maluin lads…hehehe….

Dan ternyata, tidak hanya penulis yang merasakannya, beberapa kenalan juga merasakan hal yang sama. Terutama bagi mereka yang berlebih berat badannya alias guemuk, lads… Lalu bagaimana solusinya… cekidot lads…

Salah satunya adalah mengganti roller yang lebih ringan. Memang secara teori, pakai roller dengan bobot yang lebih ringan dari standarnya, akan membuat roller lebih lambat terlempar pada lintasannya di rumah roller.

Efeknya, membuat bukaan V-belt bagian depan jadi lebih lambat, sehingga akselerasi motor akan lebih enteng.

Tapi, tak cukup hanya mengganti bobot roller yang lebih ringan. Harus pula perhatikan tekanan pada secondary sliding sheeve di pulley belakang, lads.

Bila tak diimbangi tekanan per CVT yang lebih keras, akan membuat V-belt lebih cepat bergerak masuk ke dalam secondary sheave. Ini bisa berdampak Vbelt suka slip kala berakselarasi spontan, lads.

Untuk mencegah hal itu, salah satunya bisa dengan mengganti per CVT dengan yang lebih keras.

Nah, untuk Vario 125, bila ogah pakai per CVT aftermarket, bisa subtitusi punya saudaranya, yakni PCX 150. Kode partnya 23233-K36-J00 ini.

Kelebihan per CVT PCX 150, dimensinya lebih tinggi dibanding bawaan Vario 125. Kalau diukur selisihnya, lebih tinggi punya PCX 150 sekitar 13,5 mm.

Perbedaan tinggi tersebut, berdampak tekanan per jadi lebih kuat ketika diapliksi di Vario 125.

Efeknya, akan membuat pergerakan secondary sliding sheave jadi lebih lambat dibanding pakai per CVT bawaan.

Nah, kombinasi pemakaian roller yang lebih enteng dan per CVT Vario 150 ini, akan membuat rasio bukaan belt bagian depan dan belakang berlangsung lebih enteng dari kondisi bawaan pabrik.

Tapi ingat ya lads, per CVT-nya punya PCX 150 ya, bukan PCX 125 yang lama. Karena punya PCX 125 terlalu panjang. Efeknya kalau dipasang di Vario 125, akan bikin akselerasinya jadi enggak enak. Putaran mesin terlalu meraung di rpm atas. ok lads, semoga berguna.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: